Ketahui Ciri Khas Eceng Gondok yang Unik


PIZZAPARTYONLINE | Kebanyakan tanaman membutuhkan tanah sebagai tempat tumbuh utamanya. Soalnya di dalam tanah inilah, tanaman tersebut bisa menumbuhkan akarnya. Tanpa adanya tanah maka bisa dipastikan akan banyak tanaman kesulitan untuk bisa tumbuh. Namun ternyata tidak semua jenis tanaman membutuhkan tanah untuk bisa tumbuh dan hidup. Ada beberapa jenis tanaman yang memiliki keunikan karena tidak membutuhkan tanah. Contohnya tanaman Eceng Gondok seperti yang satu ini.

Seperti yang diketahui bahwa Eceng Gondok adalah jenis tanaman yang bisa tumbuh di atas air. Jadi dia tidak membutuhkan tanah guna bisa tetap hidup. Hanya saja, banyak yang beranggapan bahwa tanaman ini hanya hama saja dan selalu membawa kerugian. Benarkah itu? Satu-satunya cara menjawab pertanyaan itu adalah dengan mengenali jenis tanaman ini.

Serat Eceng Gondok

Membicarakan eceng gondok memang tidak bisa dilepaskan dari manfaat yang dimilikinya. Manfaat yang dimiliki oleh tanaman ini berasal dari serat yang dimiliki. Dengan serat eceng gondok ini maka kemudian bisa dimanfaatkan pada banyak hal lho. Sebut saja seperti bahan pembuatan vas, tikar hingga banyak kerajinan tangan lainnya yang menggunakan serat eceng gondok ini sebagai bahan utamanya.

Manfaat Eceng Gondok

Apabila menelisik lebih jauh lagi ternyata manfaat yang dimiliki oleh Eceng Gondok ini terbilang luas sekali. Bukan hanya sebatas untuk kerajinan tangan saja lho tapi bahkan juga untuk kesehatan juga termasuk. Berikut ini beberapa diantaranya.

Menyembuhkan Penyakit Maag

Mengalami kondisi penyakit maag pastinya sangat mengganggu aktivitas keseharian kamu. Guna mengatasi penyakit maag ini maka kamu jangan langsung memilih mengonsumsi obat. Soalnya Eceng gondok bisa dijadikan alternatif terbaik mengatasi penyakit maag. Caranya juga tergolong mudah yaitu cukup merebus Eceng gondok ini untuk kemudian diminum.

Menyembuhkan Gatal

Jika kondisi gatal terasa maka kebanyakan orang lebih memilih menggunakan salep. Sayangnya ada bebrapa jenis salep yang ternyata malah menimbulkan iritasi pada kulit. Guna menghindari hal ini maka sebaiknya kamu mencari solusi dari alam seperti menggunakan Eceng gondok. Bahan alami di dalamnya diketahui dapat mengatasi hingga menyembuhkan gatal pada tubuh.

Meredakan Sakit Gigi Ringan

Kondisi sulit tidur pastinya adalah kondisi yang paling sering dialami oleh mereka yang sedang menderita sakit gigi. Namun apabila sakit gigi tersebut tergolong masih ringan maka jangan langsung terburu-buru membawanya ke dokter. Soalnya ada beberapa solusi yang bisa kamu coba terlebih dulu. Termasuk menggunakan Eceng Gondok yang ternyata memiliki kandungan kalsium tinggi dan berguna mengurangi rasa sakit gigi. Kamu cukup merebusnya dengan air mendidih dan kemudian air rebusan yang sudah menghangat bisa digunakan untuk berkumur.

Kerajinan Eceng Gondok

Sudah banyak kasus yang membuktikan bahwa tanaman bisa dimanfaatkan sebagai seni kerajinan tangan. Biasanya untuk seni kerajinan tangan ini maka kebanyakan orang lebih memilih menggunakan tanaman bambu sebagai bahan utamanya. Padahal perlu diketahui bahwa masih banyak jenis tanaman lainnya yang bisa dijadikan bahan utama guna melakukan kerajinan tangan ini. Namun tentunya dalam pembuatannya maka ada beberapa langkah yang mesti dipahami dan diikuti terlebih dulu.

Langkah pertamanya diawali dengan memastikan kamu memotong Eceng gondok ini dengan rapi dan juga benar. Soalnya hal ini akan sangat mempengaruhi kualitas dari kerajinan tangan ini nantinya. Apabila sudah, dilanjutkan dengan mengeringkan Eceng gondok tersebut di bawah sinar matahari langsung. Untuk lama proses pengeringannya sendiri akan sangat bergantung dengan intensitas sinar matahari yang ada.

Apabila sinar matahari sedang baik maka proses penjemuran juga akan terjadi cepat yaitu sekitar 3 hingga 4 hari saja. Eceng Gondok sudah kering tersebutlah yang kemudian bisa disulap menjadi berupa-rupa kerajinan tangan yang cantik. Apa saja itu? Seperti tas, anyaman, topi, rak buku, penghias meja hingga furniture. Semakin kreatif kreasinya maka akan diiringi dengan semakin tinggi harga jualnya.

Adaptasi Eceng Gondok

Berstatus sebagai tanaman yang hidup di atas air dan bukan di atas tanah maka pastinya banyak sekali keunikan yang dimiliki oleh Eceng Gondok. Keunikan yang paling menonjol dari Eceng Gondok adalah bagaimana tanaman ini melakukan adaptasi sehingga kemudian bisa hidup di atas air. Ternyata hal tersebut bisa terjadi karena batang berongga dan lebatnya akar yang membuat tanaman sejenis Eceng Gondok bisa tumbuh sekaligus mengapung di atas air.

Disempurnakan juga dengan bagian tangkau daun yang mampu menyerap udara sehingga menggelembung untuk mempertahankan posisinya di atas air. Kemampuan mengapung di atas air tentunya sangat penting sekali untuk bisa bertahan hidup di lokasi tersebut. Level adaptasi tingkat tinggi tersebutlah yang membuat tanaman Eceng Gondok tidak bisa disamakan dengan jenis tanaman lainnya.

Akar Eceng Gondok

Daya tahan yang dimiliki oleh tanaman akar Eceng Gondok memang tidak main-main. Mereka bukan hanya mampu hidup di atas air tapi juga bisa hidup berbagai jenis air. Termasuk jenis air yang tergolong beracun sekalipun. Kenapa bisa begitu? Karena ternyata akar eceng gondok memiliki keistimewaan di dalamnya.  Keistimewaan tersebut adalah akar Eceng Gondok memiliki kemampuan untuk menyerap zat-zat toksin yang biasanya ditemukan pada banyak logam. Kemampuan ini juga semakin disempurnakan ketika akar eceng gondok tersebut mampu mengubahnya menjadi kadar toksin yang tergolong rendah. Tidak heran apabila kemudian keberadaan akar Eceng Gondok ini memegang peranan sangat penting pada keberadaan jenis tanaman ini.

Ciri-Ciri Eceng Gondok

Memang benar, bahwa tanaman Eceng Gondok ini tergolong sebagai tanaman yang unik karena bisa tumbuh di atas air. Jadi tentunya tidak akan sulit dalam membedakan jenis tanaman yang satu ini dengan jenis tanaman lainnya. Hanya saja untuk menghindari kesalahan maka tidak ada salahnya untuk mengetahui ciri-ciri tanaman Eceng Gondok ini. Apa saja itu? Ini penjelasannya.

Punya Tudung Akar

Ciri pertama dari tanaman Eceng Gondok adalah bentuk tudung yang dimilikinya. Bisa dibilang, bentuk akar ini jarang ditemukan pada jenis tanaman yang lainnya.

Daun Bertipe Makrofia

Setiap daun yang ada pada tumbuhan bisa dipastikan memiliki tipe dan jenis yang berbeda-beda. Seperti pada tanaman Eceng Gondok yang diketahui memiliki jenis atau tipe makrofia. Bagi kamu yang belum tahu, daun bertipe makrofia adalah tipe daun yang memiliki lokasi di atas air. Hal tersebut tergolong masuk akal apabila menelisik tempat tumbuh dari tanaman Eceng Gondok yang memang berada di atas air.

Memiliki Rongga

Rongga pada tanaman jenis Eceng Gondok ini sangat berguna untuk membuat tanaman ini bisa terus bertahan di atas air. Kemampuan yang jelas jarang sekali dimiliki oleh jenis tanaman lainnya. Rongga-rongga ini sendiri biasanya berada di bagian batang dari tanaman Eceng Gondok ini.  

Teknik Pengolahan Eceng Gondok

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tanaman eceng gondok ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai jenis kerajinan tangan. Kerajinan tangan ini pastinya memiliki nilai ekonomis tinggi dan bisa mengangkat kemampuan finansial orang-orang yang membudidayakannya. Hanya saja, sebelum memutuskan melakukan kerajinan tangan dari Eceng Gondok ini maka kamu mesti mengetahui langkah-langkah mengolah eceng gondok ini supaya bisa dijadikan bahan utama kerajinan tangan.

Teknik Eceng Gondok yang Dikumpulkan

Teknik pertama yang mesti dilakukan oleh siapapun adalah dengan mengumpulkan Eceng Gondok yang mau dipanen terlebih dulu. Perlu menjadi perhatian bahwa mengumpulkan jenis tanaman ini bukanlah perkara yang mudah. Mengingat kalau tanaman ini lokasinya berada di atas air. Bagi kamu yang tidak terbiasa maka bisa dipastikan akan kesulitan guna memetik tanaman Eceng Gondok. Satu-satunya cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan meminta bantuan warga sekitar guna memetik tanaman ini. Mereka yang terbiasa hidup di air maka pastinya akan jauh lebih mudah memetik Eceng Gondok.

Mulai Membersihkan Eceng Gondok

Eceng Gondok yang baru saja dipetik jelas saja masih menyimpan bau tidak sedap dan juga kotor. Jelas saja, kamu tidak bisa mendiamkannya begitu saja. Mulailah membersihkan eceng gondok tersebut dengan benar. Guna membersihkannya maka cukup menggunakan air yang mengalir guna menghilangkan kotoran dan juga bau tidak sedap yang masih menempel. Guna mendapatkan hasil yang jauh lebih maksimal maka proses penyucian Eceng Gondok sebaiknya ditambahkan dengan proses memukul-mukul ke tanah. Dengan cara ini maka kotoran yang masih menempel akan benar-benar jatuh hingga bersih.

Pisahkan dengan Tangkai

Setelah tanaman ini sudah selesai dibersihkan maka mulailah memisahkannya dengan tangkai. Proses pemilahan ini sendiri tergolong sangat penting. Guna membuat setiap bagian dari tanaman ini bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhannya.

Mulai Mengeringkan Eceng Gondok

Dalam menggunakan Eceng Gondok sebagai bahan utama kerajinan tangan maka tidak bisa menggunakan tanaman Eceng Gondok yang masih basah. Jadi penting sekali bagi kamu untuk mengeringkan tanaman ini terlebih dulu. Tidak perlu repot-repot karena kamu bisa memanfaatkan sinar matahari guna mengeringkan tanaman yang satu ini. Kamu jelas akan diuntungkan apabila kondisi sedang musim kemarau. Soalnya bisa dipastikan kondisi musim kemarau maka cahaya matahari akan memiliki intensitas tinggi sehingga lebih cepat mengeringkan Eceng Gondok.

Mulai Menganyam

Kini, Eceng Gondok tersebut sudah kering dan siap untuk dijadikan kerajinan tangan. Guna bisa dijadikan kerajinan tangan maka Eceng Gondok yang sudah kering tersebut dikeringkan dan dipisahkan dulu. Mulai dari bagian daun hingga batangnya. Barulah kemudian mulai dibentuk seperti kerajinan tangan yang diinginkan dan kamu bisa mulai menganyamnya sesuai dengan kebutuhan.

Tahap Akhir

Sedangkan untuk tahap akhirnya adalah untuk membuat anyaman dari eceng gondok tersebut terlihat lebih menarik. Ada beberapa cara untuk melakukannya. Salah satu cara yang paling sering dilakukan adalah mengecat atau mewarnai anyaman tersebut. Dengan pemberian warna ini pastinya akan membuat tampilan kerajinan tangan tersebut terlihat jauh lebih menarik.  

Cara Berkembang Biak Eceng Gondok

Setiap jenis tanaman pastinya memiliki caranya masing-masing untuk bisa berkembang biak. Termasuk dengan tanaman Eceng Gondok ini yang juga memiliki cara berkembang sendiri. Khusus untuk Eceng Gondok maka cara berkembangnya menggunakan teknik vegetatif. Karena menggunakan teknik vegetatif ini maka tanaman ini membutuhkan geragih dan juga stolon. Tergolong tidak rumit memang sehingga jenis tanaman Eceng Gondok

Nama Latin Eceng Gondok

Dengan menilai dari kacamata internasional maka penggunaan bahasa atau nama latin pada sebuah jenis tanaman akan menjadi sangat penting sekali. Hal ini nantinya akan jauh lebih memudahkan proses apabila ada kebutuhan penelitian maupun data. Khusus untuk Eceng Gondok sendiri memiliki nama latin yaitu Eichornia Crachipes. Untuk Indonesia sendiri, memang lebih dikenal dengan nama Eceng Gondok.

Namun ternyata di beberapa daerah Indonesia ada beberapa penyebutan berbeda untuk tanaman ini. Contohnya saja seperti nama Kelipuk yang lebih dikenal luas untuk mereka yang tinggal di daerah Palembang. Lalu ada nama Ringgak yang seringkali digunakan untuk mereka yang tinggal di daerah Lampung. Perbedaan ini sendiri tergolong masih wajar asal masih menyebut satu jenis tanaman yang sama.

Dampak Negatif Eceng Gondok

Tidak selamanya, tanaman ini hanya membawa kebaikan dan keuntungan saja lho. Karena pada nyatanya, Eceng Gondok ini juga memiliki beberapa dampak negatif di dalamnya. Apa saja dampak negatif yang bisa dihasilkan oleh tanaman ini? Ini jawaban lebih lengkapnya.

Rusaknya Keindahan Perairan

Seperti yang diketahui bahwa tanaman Eceng Gondok ini membutuhkan perairan untuk bisa tumbuh. Sayangnya, dalam prosesnya ini maka tanaman Eceng Gondok seringkali tidak melihat tempat terlebih dulu dan tumbuh sembarangan. Hal tersebutlah yang membuat kehadiran mereka pastinya merusakan keindahan perairan yang ada. Tidak heran apabila kemudian banyak orang yang menyebut tanaman Eceng Gondok sebagai hama.

Menganggu Perahu

Meskipun era sudah modern tapi pada kenyataannya masih banyak orang yang menggunakan perahu untuk berkendara. Terutama untuk mereka yang tinggal di dekat perairan. Sudah bisa dipastikan bahwa mereka akan sangat membenci kehadiran Eceng Gondok ini karena menganggu laju perahu mereka.

Berkurangnya Jumlah Oksigen

Di dalam air tentunya terdapat kandungan oksigen yang sangat berguna untuk berbagai makhluk hidup di dalamnya. Namun ketersediaan oksigen di dalam air akan menjadi berkurang drastis ketika ada tanaman Eceng Gondok ini. Hal ini bisa terjadi karena ketika eceng gondok tumbuh maka mereka akan tumbuh dalam jumlah yang besar. Jumlah mereka yang tergolong banyak itulah yang menghalangi sinar matahari bisa masuk sempurna ke dalam air. Padahal sinar matahari inilah yang menjadi sumber utama ketersediaan oksigen di dalam air. Kondisi ini jelas akan bisa merusak ekosistem yang ada di dalam air tersebut.

Habitat Eceng Gondok

Terakhir adalah habitat yang dimiliki oleh Eceng Gondok ini. Tak ubahnya jenis tanaman kebanyakan yang memiliki habitat sebagai tempat favorit untuk tumbuh. Hal yang sama juga berlaku untuk tanaman Eceng Gondok ini. Karena ternyata Eceng Gondok lebih memilih air tawar sebagai habitat favorit mereka untuk tumbuh. Jadi apabila kamu ingin lebih mudah menemukan tanaman ini maka mencarinya di perairan tawar adalah solusi termudahnya. Ditambah, tanaman Eceng Gondok ini memiliki daya tahan yang cukup tinggi pada berbagai jenis lingkungan. Jadi perbedaan sedikit lingkungan tidak akan membuat mereka mati dengan mudahnya.

Dengan semua penjelasan di atas pastinya membuat kamu lebih paham tentang ciri khas enceng gondok yang unik. Terbilang sebagai tanaman yang tidak biasa jadi wajar apabila tanaman ini memilik banyak keunggulan dan juga manfaat. Sesuatu yang akan sangat disayangkan sekali apabila tidak dimanfaatkan.

Artikel selanjutnya : Mengenal Peran Jasa Importir di Era Industri 4.0

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *