Ketahui Manfaat Daun Kelor yang Masih Jarang Diketahui

Alam memang seperti tidak akan pernah kehabisan keajaibannya. Bayangkan saja, hampir semua yang berasal dari alam maka memiliki manfaat dan kegunaannya. Termasuk dedaunan yang seringkali cuma dianggap sebagai pelengkap pohon saja. Namun benarkan seperti itu? Jelas saja, anggapan tersebut salah besar. Banyak sekali dedaunan yang ternyata memiliki fungsi dan manfaat yang melimpah. Salah satunya adalah seperti daun kelor ini. Tidak sembarangan lho karena sejak dulu kala daun kelor ini sudah dijadikan berbagai obat tradisional.

Para leluhur bisa menjadikannya sebagai obat tradisional pastinya karena mengetahui manfaat yang berada di dalam daun tersebut. Sayangnya, orang-orang di zaman sekarang masih banyak yang belum tahu tentang manfaat dari daun kelor ini. Untuk itulah, berikut ini akan dijelaskan secara lebih detail tentang manfaat dari daun kelor yang masih jarang diketahui.

Manfaat/Kegunaan Daun Kelor

Membicarakan daun kelor tidak akan bisa dilepaskan dari pertanyaan banyak orang: apa sih manfaat daun ini? Pertanyaan ini berangkat dari banyaknya orang yang menganggap rendah keberadaan dari jenis daun ini.  Barangkali kamu juga termasuk ke dalam kelompok orang tersebut. Sebaiknya, kamu bersiap terkejut dengan manfaat atau kegunaan yang dimiliki oleh daun kelor ini.

Turunkan Kadar Gula Darah

Bagi mereka yang sudah lanjut usia seringkali dibayangi dengan ketakutan akan kadar gula darah yang terus naik dari waktu ke waktu. Apabila hal ini terus dibiarkan maka bisa dipastikan akan mengundang banyak penyakit masuk ke dalam tubuh. Solusi pencegahan yang bisa kamu lakukan ternyata tidak terlalu sulit lho. Karena ada daun kelor yang diketahui dapat menurunkan kadar gula darah. Tidak berhenti sampai di situ saja, karena daun kelor ini juga memiliki kemampuan meningkatkan efektivitas hormon insulin yang terdapat di dalam tubuh.

Menyembuhkan Peradangan

Kondisi peradangan pastinya akan sangat menyiksa kamu karena akan membuat tenggorokan menjadi sulit menelan. Bila kamu merasakan kondisi peradangan tersebut maka jangan langsung terburu-buru untuk mengonsumsi berbagai obat kimiawi. Soalnya masih ada cara alami untuk mengatasi atau menyembuhkan. Sebut saja seperti menggunakan daun kelor ini. Diketahui bahwa ternyata daun kelor memiliki ekstrak yang dapat meringankan kondisi peradangan tersebut.

Menjaga Fungsi Otak

Otak pastinya adalah bagian yang sangat penting dalam menjalankan fungsi tubuh manusia. Apabila fungsi otak ini sampai bermasalah maka bisa dipastikan banyak sekali hal yang terganggu. Terutama dalam aktivitas memori yang pastinya sangat berhubungan dengan kinerja otak. Namun kamu jangan langsung panik begitu. Supaya tidak sampai terjadi hal tersebut maka langkah pencegahan yang tepat adalah solusi terbaiknya. Caranya bagaimana? Daun kelor bisa menjadi salah satu jawaban terbaiknya. Bukan tanpa alasan karena kandungan antioksidan di dalamnya diketahui dapat memelihara sekaligus menjaga fungsi otak manusia.

Efek Samping Daun Kelor

Segala manfaat yang dimiliki oleh daun kelor pastinya membuat banyak orang lantas terlena begitu saja. Namun kamu jangan sampai lalai lho ketika menggunakan daun kelor ini. Karena dibalik segala manfaat yang ada ternyata daun kelor ini juga menyimpan efek samping yang tidak main-main. Apa saja efek sampingnya? Ini jawabannya.

Similar Content :  Ketahui Ciri Khas Eceng Gondok yang Unik

Berbahaya untuk Ibu Hamil

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa kondisi ibu yang sedang hamil maka terbilang sangat rentan sekali. Baik itu rentan untuk si ibu maupun rentan untuk janin yang di dalam kandungannya. Jadi penting sekali untuk tidak sembarangan dalam mengonsumsi makanan. Memang benar, bahwa belum ada penelitian pasti yang mengatakan kalau daun kelor ini berbahaya bagi ibu hamil. Namun cerita menjadi lain ketika daun kelor tersebut dikonsumsi bersama dengan batang hingga bunga kelor. Kombinasi tersebutlah yang sangat membahayakan bagi ibu hamil. Karena bisa mengakibatkan keguguran pada kehamilan.

Mengganggu Efek Obat Khusus Darah Tinggi

Jika kamu memiliki penyakit darah tinggi maka pastinya mengonsumsi obat penyembuh darah tinggi menjadi kewajiban. Hal tersebut tentunya mesti membuat kamu harus mesti memperhatikan setiap asupan makanan ataupun minuman yang masuk ke dalam tubuh. Soalnya ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat khusus darah tinggi. Termasuk adalah daun kelor ini. Alasannya apabila daun kelor ini dikonsumsi bersamaan dengan kamu mengonsumsi obat khusus darah tinggi maka akan menganggu efek obat tersebut. Efek paling jelasnya adalah bisa membuat kamu lemas hingga pingsan.

Memperburuk Kondisi Hipotiroidisme

Untuk sebagian orang ternyata mengalami kondisi Hipotiroidisme yang cukup menganggu. Bagi kamu yang belum tahu, Hipotiroidisme adalah sebuah kondisi dimana kelenjar tiroid tidak bisa berfungsi seperti seharusnya dalam memproduksi hormon. Kondisi tersebut akan semakin diperburuk apabila kamu juga mengonsumsi daun kelor secara berlebihan. Efek samping yang paling mungkin bisa terjadi adalah meningkatnya berat badan secara tidak terkendali, terjadinya stress hingga rambut yang rontok.

Cara Membuat Teh Daun Kelor

Mengetahui berbagai efek samping yang dimiliki oleh daun kelor pastinya membuat siapapun menjadi ngeri. Namun efek samping tersebut hanya akan muncul apabila ada faktor dan kondisi tertentu. Termasuk apabila kamu mengonsumsinya secara berlebihan. Jadi selama kamu mengonsumsinya masih dalam batas wajar maka tidak perlu khawatir. Apalagi mengingat daun kelor ini bisa diolah menjadi berbagai macam rupa. Seperti dijadikan teh yang bukan hanya memiliki rasa lezat tapi juga bermanfaat. Ini tata cara pembuatannya yang mudah.

Bahan yang Mesti Disiapkan

Bahan yang diperlukan adalah seperti daun kelor yang sudah dikeringkan kira-kira 1 sendok teh. Lanjutkan dengan mempersipakan 3 batang kelor yang tergolong masih segar. 1 gelas air panas dan madu atau lemon guna menambah cita rasa.

Proses Membuat Teh Daun Kelor

  • Langkah pertamanya adalah dengan mengeringkan daun dan batang kelor yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
  • Apabila memang sudah benar-benar kering maka belenderlah bahan-bahan tersebut hingga halus.
  • Bahan yang sudah halus tersebut kemudian campurkan air panas dan diamkan setidaknya selama 3 menit.
  • Barulah kemudian bisa kamu tambahkan dengan madu atau lemon sesuai selera guna semakin menambah cita rasa.

Cara Mengkonsumsi Daun Kelor

Keinginan untuk segera mengonsumsi daun kelor pastinya semakin meningkat apabila mengingat berbagai manfaat yang dimiliki. Meski begitu, kamu jangan langsung terburu-buru mengonsumsi daun kelor tanpa tahu cara paling benar dalam mengolahnya. Langkah yang paling pertama adalah pastikan bahwa ketika daun kelor sudah dipetik maka segeralah untuk mengolahnya.

Bukan tanpa alasan karena daun kelor akan segera melayu ketika empat sesudah dipetik. Tidak berhenti sampai di situ saja karena setelah empat jam tersebut maka berbagai nutrisi baik di dalam daun kelor akan segera menghilang. Jadi setelah kamu memetiknya maka segeralah diolah menjadi makanan atau minuman seperti yang kamu inginkan.  

Similar Content :  Mengenal Bunga Terbesar Di Dunia, Raflesia Arnoldi

Olahan Daun Kelor

Kini, kamu sudah tahu bagaimana cara terbaik mengonsumsi daun kelor. Namun tentunya jangan sampai kamu mengonsumsi daun kelor ini tanpa mengolahnya dengan cara terbaik. Apalagi mengingat bahwa daun kelor ini ternyata bisa diolah menjadi berbagai macam rupa lho seperti berikut.

Tumis Daun Kelor

Olahan pertama dari daun kelor yang wajib kamu coba adalah tumis daun kelor yang satu ini. Olahan tumis sepertinya sudah banyak ditemukan pada berbagai jenis sayuran. Nyatanya tumisan tersebut juga bisa dipraktikan pada daun kelor ini. Bagi kamu yang tertarik membuatnya maka awali dengan siapkan bahannya terlebih dulu. Seperti 2 bawang merah, 1 bawang putih dan cabai merah sesuai selera kamu.

Untuk memasaknya maka pertama panaskan terlebih dulu minyak goreng di wajan dan campurkan semua bumbu yang sudah dipotong halus. Apabila bumbu sudah mulai tercium harum maka masukan daun kelor yang sudah disiapkan. Jika kamu ingin menambah aroma supaya semakin wangi maka tidak ada salahnya untuk menambahkan daun salam. Jangan lupa tambahkan gula dan garam untuk menguatkan rasanya. Masak hingga benar-benar matang sampai siap disajikan.

Sayur Urap Kelor

Selama ini ketika mengolah masakan sayur urap maka kebanyakan orang menggunakan daun singkong sebagai bahan utamanya. Namun kali ini, kamu juga bisa mengganti daun singkong tersebut dengan daun kelor. Tentunya kamu akan juga merasakan sensasi sayur urap yang berbeda. Untuk membuatnya maka tidak terlalu jauh berbeda ketika akan membuat sayur urap biasa.

Hanya saja kali ini, kamu mesti merebus daun kelor bukannya daun singkong. Dalam proses perebusan daun kelor ini sendiri tidak akan memakan waktu yang terlalu lama. Jadi sebaiknya segera diangkat ketika daun kelor yang sudah direbus tersebut mulai menunjukan kematangannya.

Lanjutkan dengan menyiapkan bumbu khas sayur urap. Tentunya kamu tidak akan kesulitan dalam pembuatannya. Apalagi mengingat kalau bumbu sayur urap ini sendiri tidaklah terlalu sulit dibuat. Nantinya kamu hanya perlu menambahkan garam ataupun penyedap rasa pada bagian bumbu tersebut. Hal ini sangat berguna untuk membuat bumbu dari sayur urap tersebut semakin lezat ketika dicicipi.

Telur Dadar Kelor

Mungkin pertama kali mendengarnya kamu akan cukup terkejut dengan olahan telur dadar daun kelor. Namun nyatanya olahan masakan yang satu ini memang benar adanya lho. Keunggulan dari olahan masakan ini adalah proses pembuatannya yang sangat mudah Bayangkan saja, kamu cuma perlu menyiapkan tiga hingga empat butir telur ayam.

Kocok semua telur tersebut hingga merata dan campurkan bahan-bahan seperti cabai, daun bawang sekaligus daun kelor jangan sampai terlupa. Untuk bumbunya, kamu cuma perlu menambahkan garam atau penyedap rasa. Masak hingga telur matang dan kemudian bisa disajikan untuk menu sarapan kamu.

Jukut Roroban

Bagi masyarakat Bali maka sudah tidak asing lagi dengan menu Jukut Roroban ini. Bisa dibilang, Jukut Roroban ini mirip seperti sayur bening dalam proses pembuatannya. Hanya saja untuk Jukut Roroban maka ditambahkan bumbu kuning dan juga tentunya yang jangan sampai dilupakan adalah bahan daun kelor. Selain itu, guna semakin menambah cita rasa maka jangan lupakan juga penambahan santan ke dalamnya. Usahakan dalam pemilihan santan maka gunakan santan asli dari kelapa bukan santan dari bungkus instan kemasan.

Similar Content :  Memperdalam Pengetahuan Tentang Definisi dan Makna Kerjasama

Ciri-Ciri Daun Kelor

Memang benar bahwa daun kelor ini adalah jenis tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Namun karena kemudahan tersebutlah yang kemudian membuat tanaman daun kelor kadang menyaru dengan jenis tanaman lainnya. Hal tersebut bisa saja membuat banyak orang salah dalam mengambil atau memetik tanaman yang ternyata bukan daun kelor. Lantas bagaimana cara membedakannya? Pasti itu adalah pertanyaan yang melintas di kepalamu.

Cara terbaik guna membedakan antara tanaman daun kelor dengan tanaman lainnya adalah dengan mengetahui ciri-ciri dari tanaman kelor ini. Karena setiap jenis tanaman pastinya memiliki ciri-cirinya masing-masing. Khusus untuk tanaman daun kelor maka ciri pertamanya terletak pada bagian tangkai yang memiliki ukuran cukup panjang. Tidak seperti jenis tanaman lainnya yang biasanya memiliki bagian tangkai yang tergolong pendek.

Dilanjutkan dengan bentuknya yang bersusun terseling, berbentuk imparipinatus dan warna daunnya yang akan memiliki hijau muda. Bukan hijau biasa tapi hijau muda yang tergolong cerah ketika masih berusia muda. Untuk bagian akarnya maka tumbuhan daun kelor ini memiliki jenis akar tunggang dan juga berwarna putih. Jadi tentunya kamu sudah tidak kesulitan lagi dalam membedakan tanaman daun kelor ini dengan tanaman jenis lainnya. Terutama bagi kamu yang berniat untuk mengonsumsi daun kelor tersebut.

Nama Latin Daun Kelor

Kebanyakan jenis tanaman lain maka memiliki nama latin sebagai bahasa ilmiahnya. Hal yang sama juga berlaku untuk tanaman daun kelor ini. Sedangkan pada tanaman daun kelor ini sendiri memiliki nama latin yaitu Moringa Oleifeira. Untuk jenis tanaman sendiri, kelor bisa dibilang adalah tanaman yang memiliki umur panjang.

Tidak seperti kebanyakan jenis tanaman sejenis yang seringkali hanya bisa berumur pendek. Ditambah, tanaman daun kelor ini sendiri memang memiliki tingkat ketahanan yang tergolong tinggi. Termasuk ketahanan di cuaca yang tergolong sekalipun. Untuk itulah, tanaman daun kelor akan mudah cepat beradaptasi untuk tumbuh di negara-negara tropis seperti Indonesia salah satunya.

Bentuk Daun Kelor

Bagi kamu yang masih merasa kesulitan dalam mengenali tanaman daun kelor ini. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengenali bentuk dari daun kelor ini sendiri. Bentuk dari daun kelor adalah bulat kecil dan juga menumpuk banyak di satu tangkainya. Bisa dilihat langsung bahwa daun kelor ini seringkali bergerombol dalam jumlah banyak. Ditambah satu hal yang paling mencolok dari tanaman daun kelor ini adalah warna hijaunya yang menutupi daunnya. Bukan warna hijau biasa tapi warna hijau muda cerah yang pastinya akan sangat mudah sekali untuk dikenali.

Kandungan Nutrisi Daun Kelor

Hal penting terakhir yang mesti kamu ketahui adalah kandungan nutrisi yang dimiliki oleh daun kelor. Sekaligus menjawab pertanyaan, kenapa daun kelor ini bisa memiliki banyak manfaatnya. Semua tidak bisa dilepaskan dari kandungan nutrisi yang tersimpan di dalam daun kelor. Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu tentang hal ini dan menganggap bahwa daun kelor itu tak ubahnya jenis daun lainnya. Padahal kandungan nutrisi yang dimiliki oleh daun kelor ini sendiri tidak main-main lho. Apa saja nutrisi itu? Berikut ini jawabannya.

  • Antioksidan                                 
  • Vitamin
  • Minera
  • Asam Amino Esensial

Dengan semua penjelasan di atas pastinya membuat kamu lebih mengerti tentang manfaat daun kelor yang masih jarang diketahui. Jadi kamu sudah tidak boleh lagi memandang remeh terhadap daun kelor ini. Bukan hanya manfaatnya yang berlimpah tapi apabila diolah dengan cara yang tepat ternyata bisa menjadi menu makanan yang lezat.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *