Memperdalam Pengetahuan Tentang Definisi dan Makna Kerjasama

PIZZAPARTYONLINE | Sebagai makhluk sosial tentunya setiap manusia membutuhkan keberadaan orang lain di dalam hidupnya. Hampir bisa dipastikan tidak ada manusia yang bisa hidup dalam kesendirian. Guna mempermudah hubungan sosial tersebutlah kemudian banyak diciptakan relasi atau istilah dalam hubungan sosial tersebut. Salah satunya adalah kerjasama antar individu dalam level hubungan sosial.

Mungkin kata kerjasama sudah terdengar familiar karena seringkali diucapkan. Meski begitu, pengetahuan akan kerjasama ini seringkali masih berada di level permukaan. Padahal masih banyak lho sisi pemahaman dari kerjasama yang belum diketahui. Guna lebih memperdalam lagi, ada baiknya kamu mengetahui definisi dan juga makna kerjasama seperti berikut.

Pengertian Kerjasama

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa kata kerjasama ini sudah familiar di telinga banyak orang. Hanya saja pengertian kerjasama secara mendelam belum banyak yang mengetahuinya. Penting sekali mengetahui definisi atau pengertian kerjasama secara lebih baik supaya pemahaman kamu akan kerjasama juga menjadi lebih lengkap. Lantas apa itu sebenarnya kerjasama? Sederhananya kerjasama adalah interaksi sosial yang terjadi di gerombolan atau kelompok masyarakat untuk mewujudkan tujuan yang sama. Selain dari sudut pandang sosiologis, para tokoh terkenal juga memiliki pendapat tentang pengertian kerjasama.

Pengertian Kerjasama Menurut Pamudji

Diawali dengan Pamudji yang beranggapan kalau kerjasama adalah hubungan lebih dari satu orang untuk mencapai tujuan yang lebih dinamis. Pamudji menambahkan bahwa poin penting dari kerjasama adalah interaksi antar individu yang mesti berjalan dengan baik.

Pengertian Kerjasama Menurut  Charles H. Cooley

Berikutnya adalah Charles H. Cooley yang juga memiliki pandangan dan pendapatnya sendiri tentang definisi kerjasama. Menurut beliau, kerjasama adalah kondisi dimana ada sekelompok orang yang memiliki kepentingan sama dan kemudian berusaha bersama-sama memenuhi kepentingan tersebut secara sadar.

Pengertian Kerjasama Menurut Tangkilisan

Ahli terakhir yang tidak ingin ketinggalan memberikan pendapatnya tentang definisi kerjasama adalah Tangkilisan. Pada pandangan yang dimiliki oleh Tangkilisan, beranggapan bahwa kerjasama merupakan sumber kekuatan yang berasal dari organisasi tertentu untuk kemudian digunakan dalam mencapai visi yang sudah ditentukan.

Manfaat Kerjasama

Pengertian dari kerjasama pastinya membuat kamu menjadi lebih paham tentang kerjasama ini. Namun, masih banyak hal dari kerjasama yang mesti diulas jauh lebih dalam. Termasuk manfaat yang dimiliki dari melakukan kerjasama ini. Soalnya tentunya kamu tidak ingin melakukan kerjasama apabila tidak mengetahui manfaat dibaliknya. Lantas apa saja sih manfaat yang didapatkan dari melakukan kerjasama? Berikut ini jawabannya.

1. Mendatangkan Ide Besar

Keuntungan pertama yang bisa didapatkan dari melakukan kerjasama adalah akan mendatangkan ide-ide besar. Hadirnya ide-ide besar ini tidak bisa dilepaskan dari beberapa orang yang saling bersinggungan antara satu sama lain. Setiap orang tersebut tentunya memiliki atau membawa idenya masing-masing. Ketika ide tersebut dikombinasikan maka bisa mendatangkan banyak ide besar lainnya.

2. Memicu Timbulnya Inovasi

Terkadang konflik atau masalah adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Namun alih-alih mendatangkan kerugian ternyata apabila dikelola dengan tepat maka bisa mendatangkan keuntungan. Keuntungan tersebut adalah ketika masalah tersebut dipecahkan dengan cara kerjasama. Nantinya dengan melakukan kerjasama ini maka masalah yang ada bisa dicarikan jalan keluar dengan berbagai inovasi yang ada.

3. Memicu Pertumbuhan Individual

Ketika membicarakan kerjasama seringkali erat kaitannya dengan kepentingan dan efek pada kelompok saja. Padahal pada kenyataannya, kerjasama ini juga bermanfaat untuk tiap invidu yang terlibat di dalamnya. Manfaatnya adalah menjadi pemicu pertumbuhan setiap individunya. Pertumbuhan tersebut bisa disebabkan karena adanya interaksi antar tiap individu yang saling mempengaruhi satu sama lain, Hal tersebutlah yang kemudian menjadi pemicu individu yang saling bertumbuh meskipun berada di dalam kelompok.

4. Meningkatkan Skill Komunikasi

Sedangkan manfaat atau keuntungan terakhir yang bisa didapatkan dari bekerjasama adalah dapat meningkatkan skill komunikasi. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Alasannya tentu sangat sederhana karena ketika melakukan kerjasama maka kamu mesti terbiasa mengutarakan pendapat atau idemu secara baik ke publik luas. Tidak berhenti sampai di situ saja lho karena dalam proses bekerjasama kamu juga dituntut untuk bisa menghargai pendapat atau ide yang dimiliki oleh orang lain. Semua hal tersebut pastinya membuat skill komunikasi yang kamu miliki menjadi meningkat dan bisa menjadi jauh lebih baik lagi.

Contoh Perjanjian Kerjasama

Manfaat dari melakukan kerjasama tersebutlah yang kemudian membuat banyak pihak lantas saling bekerjasama antara satu sama lain. Mulai dari level yang terendah hingga level yang paling tinggi. Khusus untuk level yang sudah tinggi maka yang terlibat bukan lagi antar kelompok per orangan lagi. Namun sudah melibatkan hubungan antar banyak negara. Semua dilakukan demi bisa mencapai tujuan atau keinginan yang sudah direncanakan. Ada beberapa contoh perjanjian kersama yang dimaksud seperti berikut ini.

Perjanjian Teritorial

Contoh perjanjian kerjasama pertama yang berlaku adalah perjanjian Teritorial seperti yang satu ini. Dalam kerjasama ini sendiri, melibatkan dua negera sekaligus yaitu Indonesia dan Singapura. Khusus untuk kerjasama yang satu ini, baik Indonesia maupun Singapura membahas batas teritorial antar kedua negara. Batas teritorial antar negara tentunya sangat penting untuk diketahui. Guna membuat setiap negara yang bersangkutan bisa mengetahui b batasan hak yang dimiliki dari sebuah teritori negara. Hal tersebutlah yang dilakukan oleh Indonesia dan Singapura pada tahun 2014 yang lalu.

Perjanjian KMB

Hubungan antara Indonesia dengan Belanda memang sepertinya sulit untuk bisa dilepaskan. Terutama dalam sejarah bahwa negara Belanda pernah menjajah negara Indonesia dalam waktu yang lama. Hal tersebutlah yang kemudian memicu kerjasama untuk terjadinya Perjanjian KMB ini. Dalam perjanjian KMB ini sendiri melibatkan negara Indonesia, Belanda dan Amerika Serikat. Akhirnya, berkat kerjasama dalam perjanjian ini terciptalah keputusan kalau negara Belanda mesti kedaulatan yang dimiliki oleh negara Indonesia.

Perjanjian New York

Dalam perjanjian yang satu ini baik Belanda maupun Indonesia membahas tentang daerah yang menjadi persengketaan diantara kedua negara tersebut. Daerah yang dimaksud adalah daerah Papua Barat yang pihak Belanda ngotot tetap ingin memilikinya. Padahal daerah Papua Barat diketahui masih dimiliki oleh negara Indonesia. Namun setelah perjanjian New York tersebut ditandatangani pada 15 Agustus 1962 maka daerah Papua Barat diakui sebagai milik negara Indonesia sepenuhnya.

Perjanjian Bangkok

Ternyata negara Indonesia pernah menjalin kerjasama dengan negara ASEAN lainnya. Negara-negara yang dimaksud adalah Filipina, Singapura, Thailand hingga Malaysia. Pemicu terjadinya kerjasama ini adalah ketika negara Malaysia memutuskan menjadi negara federasi. Keputusan tersebutlah yang kemudian membuat banyak negara ASEAN memusuhi negara Malaysia. Permusuhan tersebut diakhiri dengan disepakatinya kerjasama Perjanjian Bangkok yang satu ini.

Bentuk Kerjasama

Seperti hal lainnya maka konteks kerjasama ini sendiri juga dibedakan dalam beberapa bentuk. Pemisahan bentuk ini nantinya akan sangat berguna untuk bisa membedakan jenis dan fungsinya masing-masing. Untuk kerjasama sendiri dibedakan dalam 2 bentuk:

Bentuk Kerjasama Primer

Bentuk pertama dari kerjasama adalah kerjasama primer yang satu ini. Untuk jenis kerjasama yang satu ini bisa dibilang adalah bentuk kerjasama yang paling mendasar sekaligus paling awal. Alasannya adalah karena kerjasama primer masih berada di lingkup keluarga saja. Dalam arti kata lain, dalam lingkup kerjasama ini maka yang dijadikan pihak untuk bekerjasama adalah seperti ayah, ibu, kakak hingga adik. Terbilang masih dalam lingkup yang kecil dan juga dekat.

Bentuk Kerjasama Sekunder

Bentuk yang kedua adalah kerjasama sekunder yang bisa dibilang adalah kebalikan dari kerjasama primer. Apabila kerjasama primer fokus dengan anggota keluarga maka kerjasama sekunder adalah bentuk kerjasama yang tidak melibatkan keluarga di dalamnya. Biasanya kerjasama ini memiliki tujuan profesional atas landasan yang dilakukan.

Larangan dalam Kerjasama

Melakukan kerjasama tentunya dilakukan demi mendapatkan keuntungan atau mencapai keinginan yang disepakati. Supaya tujuan tersebut bisa tercapai dengan baik tentunya ada beberapa hal yang mesti disepakati terlebih dulu. Termasuk larangan yang tidak boleh dilanggar agar jalinan kerjasama tersebut bisa terjalin dengan baik. Ada beberapa larangan dalam kerjasama yang tidak boleh sampai dilakukan.

Memiliki Agenda Sendiri

Poin penting dari melakukan kerjasama ini adalah kedua belah pihak saling percaya antara satu sama lain. Kepercayaan tersebut hanya bisa dicapai apabila kedua belah pihak saling terbuka satu sama lain dan tidak memiliki agenda sendiri. Hancurnya kerjasama biasanya disebabkan karena ada salah satu pihak yang memiliki agenda tersendiri dalam hubungan kerjasama tersebut. Sudah bisa dipastikan bahwa adanya agenda akan merusak kerjasama dan karena itulah sangat dilarang.

Tidak Menjalankan Kesepakatan

 Tujuan dari melakukan kerjasama memang tergolong beragam. Sangat tergantung dengan kepentingan masing-masing pihak yang tergabung dalam memutuskan melakukan kerjasama. Namun setiap dari kerjasama tersebut pastinya akan mendatangkan kesepakatan yang mesti dijalani. Untuk itulah, akan menjadi larangan tersendiri ketika kesepakatan tersebut ternyata tidak dijalani seperti seharusnya. Soalnya hal tersebut sudah bisa dipastikan akan merusak jalinan kerjasama yang sudah dibangun susah payah. Jadi sebaiknya hindari kesalahan tersebut sebelum hal yang tidak diinginkan malah terjadi.

Membocorkan Rahasia

Terkadang, dalam proses bekerjasama maka setiap pihak yang terlibat di dalamnya akan membagikan visi ataupun ide yang dimiliki. Semua hal tersebut tentunya masuk ke dalam rahasia yang tidak boleh dibocorkan. Karena apabila rahasia tersebut sampai dibocorkan maka integritas kamu tidak lagi bisa dipercaya dan bisa merusak kerjasama yang sudah terjalin.

Contoh Kerjasama di Masyarakat

Seringkali kebanyakan orang ketika membicarakan kerjasama maka akan langsung terpatri tentang kerjasama level atas atau level internasional yang diikuti banyak negara. Padahal untuk kerjasama ini sendiri bisa langsung diterapkan di kehidupan sehari-hari lho. Tidak perlu jauh-jauh karena kamu bisa menerapkannya langsung ketika bersosialisasi dengan masyarakat. Ada beberapa contoh kerjasama di masyarakat yang bisa kamu tiru dan praktikan.

Kerja Bakti Membersihkan Selokan

Selokan yang berada di lingkungan masyarakat pastinya menjadi tanggung jawab bersama. Apalagi kalau mengingat bahwa selokan yang berada di lingkungan masyarakat seringkali mampat karena kotor ataupun karena sampah. Jika terus dibiarkan maka bisa dipastikan akan sangat merugikan lingkungan. Dalam hal inilah, kemudian kerjasama antar masyarakat menjadi dibutuhkan. Solusi terbaik yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan tenaga para masyarakat untuk kemudian melakukan kerja bakti membersihkan selokan.

Kerja Bakti Membersihkan Desa

Jangan sampai hanya terhenti di kerjasama dalam membersihkan selokan saja. Apabila kamu tinggal di desa maka bisa juga memulai inisiatif untuk melakukan kerja bakti membersihkan desa. Seperti yang diketahui bahwa kondisi desa yang tergolong luas maka tentunya mustahil untuk dibersihkan seorang diri. Dibutuhkan kerjasama dari banyak pihak dalam melakukannya.

Tentunya akan jauh lebih mudah apabila dilakukan oleh seluruh penduduk desa. Alasannya adalah karena setiap warga yang tinggal di desa tersebut pastinya memiliki tanggung jawab terhadap desa yang ditempati. Jadi sudah menjadi kewajiban bersama untuk merawat dan membersihkan desa yang ditinggali tersebut.

Gotong Royong Membangun Rumah

Membangun rumah memang bukanlah perkara yang mudah. Dibutuhkan dana yang besar dalam menyelesaikannya. Jika dana besar tersebut tidak ingin dikeluarkan maka meminta bantuan dari orang lain bisa dijadikan solusinya. Tidak heran apabila kemudian bergotong royong membangun rumah bisa dimasukan ke dalam bentuk kerjasama dalam level masyarakat. Soalnya yang terlibat di dalamnya adalah mereka yang masih tinggal di sekitar lingkungan rumah tersebut. Dengan melakukan kerjasama ini juga bisa mempererat hubungan antar masyarakat dalam hal tolong-menolong.

Kerjasama Membangun Saluran Air

Saluran air juga mengambil peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Tanpa adanya saluran air yang baik ini tentunya akan sangat berpengaruh dan menganggu kehidupan bermasyarakat. Untuk itulah, dibutuhkan kekompakan dan kerjasama yang baik dalam membangun saluran air ini. Kerjasama dalam membangun saluran air ini hanya bisa dilakukan ketika seluruh lapisan masyarakat bergerak bersama.

Mengumpulkan Dana

Sedangkan bentuk kerjasama terakhir yang bisa dilakukan di level masyarakat adalah dengan mengumpulkan dana. Dalam melakukan pengumpulan dana bisa mencapai berbagai tujuan yang dibutuhkan. Seperti membangun masjid, membangun bangunan serba guna atau membantu masyarakat di sekitar yang membutuhkan. Selain itu, dalam proses pengumpulan dana ini maka akan tercipta saling tenggang rasa dan empati yang baik antar anggota masyarakat.

Tujuan Kerjasama

Menilik kerjasama memang tidak bisa dilepaskan dari apa sebenarnya tujuan melakukan kerjasama ini. Serupa mencari tahu manfaat yang bisa didapatkan dari melakukan jalinan ini. Hanya saja, tujuan lebih berfokus pada hasil akhir yang akan didapatkan. Tidak seperti manfaat yang bisa didapatkan dalam proses melakukan kerjasama. Untuk tujuan kerjasama sendiri bisa dibagi dalam beberapa poin berikut.

Mendapatkan Keuntungan

Tujuan paling utama dari melakukan kerjasama tentunya adalah untuk bisa mendapatkan keuntungan. Baik itu keuntungan secara materil, keuntungan perlindungan hingga jenis keuntungan lainnya. Apapun jenis keuntungan yang diincar maka kedua belah pihak atau lebih yang melakukan kerjasama sudah menyepakatinya terlebih dulu.

Mewujudkan Keinginan

Berangkat dari keinginan biasanya adalah alasan kuat dari terbentuknya sebuah kerjasama. Untuk itulah, penting sekali dalam menyamakan keinginan terlebih dulu sebelum melakukan kerjasama. Hal ini tergolong sangat penting supaya proses kerjasama nantinya bisa berjalan jauh lebih lancar.

Visi Jangka Panjang

Terkadang, tujuan orang melakukan kerjasama bukan hanya untuk mencapai tujuan jangka pendek. Ada banyak yang memutuskan melakukan kerjasama guna bisa mewujudkan visi jangka panjang. Dalam prosesnya pasti asas kepercayaan menjadi sangat penting sekali.

Dengan semua penjelasan di atas pastinya membuat kamu lebih paham tentang definisi dan makna kerjasama. Apabila semua keuntungan dan manfaat tersebut memang sedang kamu butuhkan maka tidak ada salahnya untuk mulai merencanakan kerjasama sekarang juga.

Artikel Selanjutnya : 13 Jenis Kupu-Kupu Dengan Corak Sangat Indah

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *