Mengenal Bunga Terbesar Di Dunia, Raflesia Arnoldi

PIZZAPARTYONLINE | Indonesia memang seakan tidak pernah akan kehabisan flora dan fauna yang mengagumkan. Hal tersebut tergolong sangat wajar sekali apabila mengingat Indonesia tergolong sebagai negara tropis. Status sebagai negara tropis pastinya membuat banyak sekali hewan maupun tumbuhan yang hanya bisa ditemukan di Indonesia. Salah satunya adalah bunga Raflesia Arnoldi ini. Tidak sembarangan karena Raflesia Arnoldi ini sudah resmi mendapatkan status sebagai Bunga Nasional Indonesia.

Hal tersebut tentunya semakin menegaskan kepopuleran yang dimiliki oleh bunga ini sudah sampai terkenal ke kancah dunia. Sayangnya, dari negara sendiri malah masih banyak yang belum mengenal dengan baik jenis bunga ini. Tidak perlu khawatir berlebihan, karena ada cara mengenal bunga Raflesia Arnoldi seperti berikut ini.

Bunga Raflesia Arnoldi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa  bunga Raflesia Arnoldi adalah jenis bunga yang menjadi ciri khas dari negara Indonesia. Supaya jauh bisa lebih mengenal jenis bunga ini maka bisa dimulai dengan mengetahui beberapa fakta yang dimiliki oleh jenis bunga ini. Karena pada kenyataannya, bunga ini memiliki banyak sekali fakta yang masih belum banyak diketahui. Apa saja itu? Berikut ini adalah beberapa jawabannya.

Sejarah Nama Raflesia Arnoldi

Dari namanya saja, pasti kamu sudah bisa menebak bahwa Raflesia Arnoldi bukanlah nama asli dari Indonesia. Jika menelaah nama ini maka secara bersamaan akan ikut juga menelaah sejarah panjang ditemukannya bunga ini. Semuanya berawal ketika Louis  Auguste Deschamp pernah menulis sebuah jurnal. Bukan sebuah jurnal biasa yang beliau tulis tapi sebuah jurnal yang membahas tentang Indonesia. Sampai suatu kali, jurnal tersebut ternyata dibaca oleh Dr. James Arnold dan Thomas Stamfod Binggley Rafles. Ternyata jurnal tersebut sangat menyedot perhatian dan juga menginspirasi mereka untuk bisa lebih mengenal Indonesia.

Guna lebih mengenal Indonesia maka mereka berdua kemudian memutuskan untuk melakukan ekspedisi khusus nusantara. Seperti namanya, ekspedisi khusus nusantara tersebut dilakukan dengan tujuan supaya bisa mengeksplor berbagai hal tentang Indonesia. Mereka berdua melakukan eksplorasi dengan masuk dari hutan satu ke hutan lainnya. Hingga kemudian dalam eksplorasi tersebut, kedua rekan tersebut berhasil menemukan bunga dengan ukuran besar ini.

Jelas saja, ukurannya yang raksasa membuat mereka berdua sadar bahwa bunga ini bukanlah sebuah bunga biasa. Sayangnya, mereka berdua tidak bisa menikmati penemuan tersebut karena Dr. James Arnold mesti meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Guna mengenang jasa yang sudah dilakukan beliau, akhirnya bunga raksasa yang sudah ditemukan tersebut diberi nama sesuai dengan nama penemunya yaitu Raflesia Arnoldi.

Terbagi dalam 2 Jenis

Tak ubahnya jenis tanaman lainnya yang memiliki beberapa jenis maka tanaman bunga Raflesia Arnoldi juga memiliki jenis yang berbeda. Untuk jenisnya sendiri, Raflesia Arnoldi ini sendiri terbagi dalam dua jenis yang berbeda. Jenis yang pertama adalah Raflesi Arnoldi var. Arnoldi. Sedangkan jenis yang kedua adalah Raflesia Arnoldi var. Athjhensis. Kedau jenis bunga Raflesia Arnoldi tersebut dapat ditemukan hanya di negara Indonesia.

Berstatus Sebagai Bunga Raksasa

Apabila kamu melihat ukuran yang dimiliki oleh Raflesia Arnoldi maka pastinya menyadari bahwa jenis bunga ini memang memiliki ukuran yang tidak biasa. Jelas sekali perbedaannya kalau ingin dibandingkan dengan ukuran bunga biasa. Tidak heran apabila kemudian Raflesia Arnoldi ini mendapatkan status sebagai bunga terbesar di dunia karena ukurannya yang memang raksasa.

Bayangkan saja, di kondisi terbaiknya maka Raflesia Arnoldi bisa mencapai bobot hingga 11 kg. Hal tersebut juga semakin disempurnakan dengan diameternya yang juga besar dan juga ukuran kuncup raksasa. Tidak heran apabila kemudian belum ada satupun jenis bunga yang mampu menandingi ukuran raksasa dari Raflesia Arnoldi ini.

Memiliki Buah yang Disukai Hewan Hutan

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa Raflesia Arnoldi ini memiliki buah di dalamnya. Buah ini sendiri bisa tumbuh dalam waktu atau momen tertentu. Dari segi ukuran sendiri, buah dari Raflesia Arnoldi tergolong besar karena bisa mencapai ukuran 10 hingga 15 cm. Ternyata buah yang dimiliki oleh Raflesia Arnoldi ini menjadi favorit dari banyak bintang yang tinggal di hutan lho.

Sebut saja seperti tikus hutan hingga tupai. Alasannya adalah karena buah Raflesia Arnoldi dikenal memiliki bentuk yang padat sehingga disukai oleh para hewan di hutan. Selain itu, keberadaan hewan ini juga sangat membantu perkembang biakan dari bunga Raflesia Arnoldi ini. Alasannya adalah karena hewan-hewan yang makan buah ini akan ikut menyebarkan benih dari Raflesia Arnoldi ini ke seluruh hutan. Hal tersebutlah yang kemudian membuat bunga Raflesia Arnoldi ini terus ada.

Memiliki Aroma Mirip Bangkai

Kebanyakan jenis bunga lain biasanya memiliki aroma yang harum dan juga menenangkan. Namun cerita lain ketika aroma tersebut untuk bunga Raflesia Arnoldi ini. Karena seperti yang diketahui bahwa bunga Raflesia Arnoldi memiliki bau yang sangat busuk dan serupa dengan aroma yang dikeluarkan dari bangkai yang sudah lama dibiarkan. Aroma yang dikeluarkan dari Raflesia Arnoldi inilah yang kemudian membuat serangga enggan untuk mendekati bunga ini.

Tidak adanya serangga yang mendekat pastinya akan membuat bunga Raflesia Arnoldi kesulitan melakukan penyerbukan. Untungnya, aroma busuk yang dikeluarkan dari Raflesia Arnoldi ini masih mampu menarik perhatian dari para lalat. Lalat inilah yang kemudian membantu proses terjadinya penyerbukan pada bunga.

 Tergolong Tanaman Parasit

Selama ini masih banyak yang beranggapan bahwa  Raflesia Arnoldi ini seperti jenis tanaman lainnya. Padahal untuk Raflesia Arnoldi ini memang tergolong sebagai tanaman yang unik. Termasuk karena statusnya sebagai tanaman parasit. Dengan status sebagai tanaman parasit maka bisa dipastikan bahwa tanaman Raflesia Arnoldi tidak membutuhkan akar dan juga batang dalam tumbuhnya. Jadi tanaman ini akan merambat atau menempel pada tanaman lainnya guna bertumbuh.

Termasuk Tumbuhan yang Hampir Punah

Sedangkan fakta terakhir yang dimiliki oleh Raflesia Arnoldi ini adalah ternyata tumbuhan ini sudah hampir punah. Risiko kepunahan ini disebabkan karena jarang sekali ada binatang yang mau membantu proses penyerbukannya. Hal ini disebabkan tidak bisa dilepaskan dari aroma busuk yang dikeluarkannya. Hanya lalat yang bisa membatu proses penyerbukan ini. Namun kondisi lalat yang bisa membantu penyerbukan juga tidak banyak. Kondisi tersebutlah yang kemudian membuat proses penyebaran dari tanaman Raflesia Arnoldi menjadi tidak banyak dan bahkan menjadi sangat terbatas. Menurut IUCN sendiri, tanaman Raflesia Arnoldi sudah berada di ambang kepunahan.

Nama Latin Rafflesia Arnoldi

Dalam sebuah penelitian maka biasanya yang disebut adalah nama latin yang dimiliki oleh tanaman maupun hewan. Hal ini nantinya akan sangat berguna untuk mengucapkannya dalam dunia internasional. Untungnya, untuk tanaman yang satu ini memiliki nama latin yang juga sama dengan nama populernya yaitu Rafflesia Arnoldi. Jadi tentunya sudah tidak kesulitan lagi dalam penyebutannya. Hanya saja, di masyarakat luas masih terjadi kekeliruan antara bunga bangka dengan Rafflesia Arnoldi. Banyak masyarakat awam yang menganggap bahwa bunga bangkai dan Rafflesia Arnoldi adalah tanaman yang sama.

Perbedaan Rafflesia Arnoldi Dengan Bunga Bangkai

Padahal penting sekali diketahui lho kalau ternyata antara Raflesia Arnoldi dengan Bunga Bangkai adalah dua tanaman yang berbeda. Mungkin sebagian orang masih akan ada yang terkejut dengan fakta yang satu ini. Apalagi dua tanaman ini memiliki aroma busuk yang mirip sehingga seringkali disamakan. Lantas apa sih yang membedakan antara kedua tanaman tersebut? Ini adalah jawabannya.

Memiliki Nama Latin yang Membedakan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa nama latin setiap tumbuhan juga berbeda antara satu sama lain. Nyatanya hal tersebutlah yang kemudian bisa dijadikan faktor pembeda pertama antara tanaman Raflesia Arnoldi dengan tanaman bunga bangkai biasa. Untuk tanaman Raflesia Arnoldi maka memiliki nama latin yaitu Raflesia. Hal ini nantinya akan jauh lebih memudahkan proses penamaan pada tanaman Raflesia Arnoldi yang lainnya.

Soalnya di Indonesia sendiri, ada beberapa jenis tanaman Raflesia Arnoldi ini. Sedangkan untuk tanaman Bunga Bangkai maka memiliki nama latin yaitu Amorphapalus. Khusus untuk Amorphapalus maka ada jenis yang paling istimewa yaitu jenis amorphapalus titanum. Selain jenis amorphalus titanum sebenarnya ada beberapa jenis bunga bangkai lainnya yang tumbuh di Indonesia. Namun tidak seterkenal dari Amorphalus Titanum ini.

Bentuk Tanaman yang Membedakan

Faktor berikutnya yang membedakan adalan antara Raflesia Arnoldi dengan bunga bangkai adalah dari bentuk tanamannya. Dari bentuk tanamannya saja sudah sangat berbeda antara satu sama lain. Diawali dengan Raflesia Arnoldi  yang memiliki bentuk tanaman bunga yang terbilang sederhana. Tumbuh kembang dari Raflesia Arnoldi ini adalah bertumbuh ke samping bukan ke atas. Hal tersebutlah yang kemudian membuat ciri khas dari Raflesia Arnoldi adalah bentuk tanamannya yang melebar.

Ciri berbeda dimiliki oleh tanaman bunga bangkai pada umumnya. Soalnya bentuk yang dimiliki oleh tanaman bunga bangkai adalah bentuknya yang tumbuh menjulang ke atas. Lalu pada bagian sampingnya tumbuh mekar ke samping layaknya bunga pada umumnya. Kombinasi inilah yang kemudian membuat bunga bangkai ini memang terlihat memiliki ukuran jauh lebih besar daripada tanaman Raflesia Arnoldi.

Merupakan Jenis Tanaman yang Berbeda

Aroma bangkai yang keluar dari kedua tanaman tersebut membuat banyak orang lantas menyamakannya. Padahal apabila ditelisik dari jenis tanamannya saja sudah sangat berbeda. Seperti tanaman Raflesia Arnoldi yang merupakan jenis tanaman parasit. Seperti namanya yaitu parasit maka Raflesia Arnoldi juga tidak bisa tumbuh sendirian. Tanaman jenis ini akan membutuhkan tanaman lainnya untuk dijadikan inang. Untuk itulah, Raflesia Arnoldi ini akan menempel pada tanaman lainnya untuk bisa terus tumbuh.

Lain dengan bunga bangkai yang masuk ke dalam jenis talas-talasan. Jenis talas-talasan tentunya sangat berbeda dengan tanaman parasit. Apabila parasit membutuhkan tanaman lain sebagai inangnya maka tanaman bunga bangkai bisa tumbuh sendiri. Penyebabnya adalah karena tanaman bunga bangkai ini memiliki akar dan juga batangnya sendiri. Jadi mereka bisa memproduksi kebutuhan atau makanan sendiri untuk pertumbuhan tanamannya. Kondisi ini pastinya membuat bunga bangkai tidak membutuhkan tanaman lain untuk bisa terus hidup.

Perbedaan pada Ukuran Bunga

Dari namanya, maka fokus semua orang pastinya tertuju pada bunga yang dimiliki. Pada kenyataannya, bunga dari kedua jenis tanaman juga sangat berbeda dari besarnya ukuran yang dimiliki. Ambil saja contoh dari tanaman bunga Raflesia Arnoldi maka ukurannya terbilang berbeda-beda antara satu jenis dengan jenis lainnya. Namun ukuran relatif yang dimiliki oleh Raflesia Arnoldi adalah sekitar ukuran 30 hingga 40 cm untuk ukuran normal. Untuk beberapa jenis lainnya maka ukurannya bisa mencapai 1 meter.

Jika ingin dibandingkan maka Amorphalus memiliki ukuran yang jauh lebih besar. Hal tersebut memang tergolong wajar apalagi kalau mengingat bahwa ciri khas dari tanaman ini adalah tumbuh ke atas. Untuk ukuran normalnya sendiri maka bunga pada tanaman ini bisa mencapai angka 2,5 meter pada bagian tingginya. Sebuah ukuran tanaman yang pastinya terbilang sangat menjulang tinggi apabila dibandingkan tanaman lainnya.

Perbedaan pada Kelamin Tanamannya

Nyatanya tiap jenis tanaman memiliki jenis kelamin pada bagian bunganya. Jenis kelamin inilah yang nantinya akan snagat menentukan apakah sebuah jenis tanaman akan mudah dikembang biakan atau malah sebaliknya. Contohnya seperti tanaman Raflesia Arnoldi maka memiliki dua jenis kelamin pada bagian bunganya dan dalam satu tanaman yang sama. Bila dibandingkan dengan tanaman bunga bangkai maka akan menemukan perbedaannya. Perbedaannya adalah tanaman bunga bangkai ini memang memiliki jenis kelamin yang jantan dan ada yang juga yang berjenis kelamin betina.

Namun mesti menjadi catatan khusus bahwa itu didapatkan dari tanaman yang berbeda. Kondisi tersebutlah yang kemudian membuat tanaman bunga bangkai akan lebih mudah dikembang biakan menggunakan biji. Sangat lain dengan tanaman raflesia arnoldi yang sangat sulit untuk bisa dikembang biakan menggunakan. Faktanya saja, tanaman Raflesia Arnoldi ini sendiri sudah berada di ambang kepunahan. Sebuah fakta yang pastinya sangat disayangkan apabila mengingat bahwa Raflesia Arnoldi ini merupakan tanaman langka dan tanaman khas dari Indonesia.

Proses Pertumbuhan yang Berbeda

Sedangkan perbedaan yang terakhir terletak pada bagian proses pertumbuhan kedua tanaman yang sangat berbeda. Apabila dibandingkan maka bisa dibilang tanaman bunga bangkai memiliki proses pertumbuhan yang jauh lebih mudah apabila dibandingkan dengan tanaman Raflesia Arnoldi. Ada beberapa pilihan untuk mengembang biakan tanaman bunga bangkai seperti menggunakan biji hingga menggunakan umbi. Jika menggunakan biji maka prosesnya bisa membutuhkan waktu puluhan tahun. Berbeda dengan umbian maka proses yang dibutuhkan biasanya tidak terlalu lama. Asalkan umbian yang dipilih tergolong berkualitas maka proses tumbuhnya juga akan jauh lebih cepat.

Kini untuk proses perkembang biakan Raflesia Arnoldi yang tergolong sangat sulit. Mulai dari penyerbukan yang dari awal memang sudah sulit. Belum ditambah dengan banyak faktor lainnya yang juga semakin meningkatkan kesulitan Raflesia Arnoldi. Faktor kesulitan bisa seperti tanaman di sekitarnya yang akan dijadikan inang mestilah tanaman yang tepat. Lalu ada juga faktor kesuburan tanah yang akan menjadi lokasi tanaman ini tumbuh. Tidak berhenti sampai di situ saja karena faktor seperti cuaca, nutrisi, lokasi hingga serangga di sekitarnya juga sangat mempengaruhi. Tingkat kesulitan tinggi tersebutlah yang membuat tanaman Raflesia Arnoldi menjadi tanaman langka.

Dengan semua penjelasan di atas pastinya membuat kamu lebih mengenal bunga terbesar di dunia yaitu Raflesia Arnoldi. Jangan sampai kamu abai terhadap keberadaan bunga ini karena statusnya yang memang sudah benar-benar diambang kepunahan. Melestarikan dan menjaga adalah solusi yang bisa kamu berikan.

Artikel Selanjutnya : Ketahui Ciri Khas Eceng Gondok yang Unik

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *