Wisata Pulau Komodo Dari Labuan Bajo

Bukan tanpa alasan pulau di kawasan Nusa Tenggara Timur ini memiliki nama tersebut. Disana komodo di sebut sebagai hewan yang sangat sakral dan merupakan hewan endemik yang ada di indonesia. Satwa yang juga dikenal dengan sebutan kadal raksasa ini hampir selalu ditawarkan paket wisata ke Pulau Komodo.

Pulau Komodo dianugerahi keindahan alam yang luar biasa. Deretan pantai dan pegunungan membentuk panorama yang menakjubkan. Belum lagi kearifan lokal warga sekitar yang di tengah upayanya tetap mempertahankan budaya aslinya juga tidak menutup diri dari kunjungan wisatawan.

Bagaimana menuju ke Pulau Komodo

Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Pulau Komodo, ada tiga cara yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda, yaitu melalui udara, darat dan laut.

Perjalanan melalui udara ke Pulau Komodo mengharuskan Anda mendarat di Bandara Labuan Bajo. Ada penerbangan langsung dan transit, tergantung dari kota tempat Anda terbang dan maskapai penerbangan yang Anda pilih. Lamanya waktu penerbangan pun bervariasi, misalnya penerbangan dari Jakarta yang memakan waktu sekitar 2 jam 20 menit untuk penerbangan langsung.

Jika menggunakan jalur darat anda bisa menggunakan bus dengan menggunakan kapal fery untuk menyebrang.

Yang menarik di Pulau Komodo dan sekitarnya

Pulau Komodo ini terletak di dalam Taman Nasional Komodo, jadi kamu harus mempersiapkan diri untuk banyak petualangan seru disana.

Beragam pilihan aktivitas seru bisa dilihat dari berbagai paket wisata yang ditawarkan, namun sebaiknya Anda juga mengetahui snapshot apa saja yang bisa dilakukan selama berada di sana. Berikut beberapa tempat spesial yang tidak boleh dilewatkan:

Pulau Komodo, Rinca, dan Padar

Setidaknya di pulau komodo ada tiga pulau yang menjadi habitat kadal raksasa tersebut, yaitu di antaranya Komodo, Rinca, dan Padar. Untuk bisa melihat langsung komodo, Anda bisa melakukan trekking ke salah satu dari ketiga pulau tersebut. Saat trekking, Anda harus tetap mematuhi aturan jagawana dan tetua adat.

Gili Laba

Gili Laba ini juga dikenal sebagai Gili Lawa Darat dan terletak di daerah Flores indonesia. Tempat wisata ini menyuguhkan kombinasi laut dan perbukitan yang mempesona yang sangat memanjakan mata para wisatawan.

Aktivitas yang harus di lakukan adalah dengan mendaki bukit untuk menikmati panorama. Dari atas bukit ini, Anda bisa melihat cakrawala menyatu dengan permukaan laut yang indah, warnanya mirip lukisan menawan sang maestro.

Desa Cancar

Desa Cancar ini bukanlah desa petani biasa, dimana petani disana menggarap sawah yang bentuknya seperti jaring laba-laba raksasa. Konon pembagian sawah untuk setiap penduduk diputuskan secara adat agar adil dan sesuai dengan jumlah warisan yang diterima penduduk dari nenek moyangnya. bentuk mirip jaring laba-laba ini di akui sangat membantu perairan sawah.

Selain bentuknya yang unik, persawahan di Desa Cencar juga ramai dikunjungi wisatawan karena pemandangan serba hijau di sekitarnya yang tak kalah indah.

Desa Melo

Berjarak sekitar 40 km dari Labuan Bajo, Kampung Melo ini tidak akan mengecewakan Anda saat mengunjunginya. Rasa lelah akibat perjalanan jauh otomatis akan hilang begitu Anda memasuki kawasan perkampungan adat ini. Penduduk desa disana bahkan memiliki tarian dan lagu khusus yang dibawakan untuk pengunjung yang datang.

Kampung Melo memiliki ruang tamu raksasa di dekat pintu masuk desa dimana terdapat tumpukan batu seperti meja dan kursi untuk menyambut wisatawan. Dari ruang tamu raksasa ini, Anda bisa melihat perbukitan, awan, dan langit biru menjadi pemandangan yang tak terbantahkan di dalam destinasi wisata pulau komodo dari labuan bajo ini.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *